Katanya orang-orang di kota besar hidup dalam rutinitas.
Tidak pernah
terpikirkan sebelumnya, sampai aku baca
sebuah twit orang di Twitter, atau sekarang disebut X, bahwa mereka sering
menandai orang orang di transportasi umum sebagai petunjuk apa mereka ‘’terlambat’
atau ‘kepagian’. Mereka cenderung mengenali orang orang yang membersamai mereka
setiap hari.
Aku tadinya
gak relate, karena aku cenderung cuek dan suka berganti-ganti rutinitas.
Sampai aku
menyadari satu hal, rutinitas bukan hanya jam masuk atau pulang kantor, tapi
bisa juga jam untuk buang air besar.
Aku tahu ini
sedikit jorok, tapi biarkan aku membagikan keluh kesahku.
Ketika
buang air besar, kalian tipe yang seperti apa? Sambil penuh ketenangan? Sambil
bawa hape dan scroll medsos? Sambil baca buku? Atau sambil konsentrasi saja
demi kesuksesan di bawah sana?
Aku adalah tipe yang suka ketenangan. Biarkanlah kita mind our business masing masing dengan penuh hikmat dan konsentrasi.
Tapi sepertinya orang yang mempunyai jadwal rutin denganku tidak sependapat.
Setiap kali aku ke toilet lobi kantor jam 10 pagi, entah di bilik kanan atau kiriku, hampir selalu ada wanita yang buang air sambil main handphone. Kadang scroll tiktok, kadang sambil nonton youtube, kadang Instagram dengan volume penuh. Bukan hanya orang orang di dalam toilet, aku curiga suara suara itu sudah terdengar sampai keluar gedung.
Bukannya apa apa. Soalnya ada orang orang yang seperti aku ini, yang kalau
sadar ada kehadiran orang lain, ‘dia’ langsung tiba tiba malu, introvert
dan tidak ingin keluar.
Apalagi jika disandingi dengan lagu lagu tiktok itu. 'Mereka' langsung putar balik dan berubah pikiran, masuk lagi ke saluran pencernaan.
Dan kau tau
apa yang paling menyebalkan?
Ketika
orang itu menemukan video lucu, lalu sambil menontonnya, dia baca komentarnya
satu persatu… yang membuat backsound video itu terus berulang sampai aku ikut hafal.
Kalau besok dia pindah jam buang air besar, mungkin hidupku akan sedikit lebih damai.
Semoga saja.
Comments
Post a Comment