Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

Review Novel Time[s] by Aya Swords

Penulis: Aya Swords Penerbit: Grasindo (2014) Sinopsis: Kelompok Pemberontakan terhadap Morgana Kompaniya yang mengatasnamakan diri sebagai MARS telah terbentuk. Seseorang bernama Vounder telah menyusun rencana pemberontakan ini sejak lama. Ia meninggalkan tiga buah petunjuk yang dibutuhkan dalam rencana pemberontakan itu dalam buku The Ways to Survive. Dengan berbagai cara, akhirnya buku itu jatuh ketangan Tatiana Hudgeson dan seorang Jupiter bernama Donald Hammer. Mereka berteleportasi menjelajah waktu untuk mengungkap semua rahasia. Tatiana mengetahui kenyataan bahwa hanya dirinyalah yang bisa memecahkan petunjuk-petunjuk tersebut. Gadis itu tak punya pilihan lain selain melakukan pencarian itu, dengan Donald Hammer yang selalu setia melindunginya. Pencarian itu berujung pada terungkapnya rahasia-rahasia yang mengejutkan dan menghadapkan Tatiana pada dua opsi: terus berjuang dengan mengabaikan keselamatannya, atau menyerah dan terus hidup dalam pengejaran seperti sebelumnya? ...

When You Lose One of the Most Impartant Things in Your Life

Hri ini saya kembali lagi dengan curhatan. Ya. Curhatan. Mungkin agak berbeda dengan akhir-akhir ini dimana yang biasanya saya selalu posting hal-hal yang berhubungan dengan hobi atau sesuatu yang saya sukai, kini saya akan curhat kejadian beberapa jam lalu. Apa kau punya suatu benda yang sangat penting dalam kehidupanmu sampai jika kau kehilangan benda itu, hidupmu tidak akan sama lagi? Mungkin beberapa orang sama denganku, punya satu benda yang sangat berharga dalam kehidupan kami. Kacamata. Yes. Bagi manusia-manusia macam kami ini kacamata menjadi benda tetpenting dalam hidup kami. Yang saya maksud adalah manusia-manusia yang matanya tidak bagus lagi, atau seperti saya, sudah mengenakan kacamata selama kurang lebih delapan tahun dan sekarang minus saya dua duanya adalah 5,5. Besar, eh? Memang begitu. maka dari itu, bersyukurlah kalian punya mata yang sehat. Cerita awalnya dulu ya. aku udah punya minus sejak aku esde. Kebanyakan orang bilang kalo aku kutu buku. Sebenernya gak ...

About Dreams

Apa yang pertama kalian pikirkan tentang mimpi? Ah, mungkin kata-kata itu sudah terlalu basi. Maka kuubah pertanyaanku, apa yang pertama kalian pikirkan tentang tujuan hidup? Selama ini, hampir bertahun-tahun yang lalu sejak aku duduk di bangku SMP, aku selalu memikirkan satu tujuan hidup. Aku bahkan sudah memetakan rencanaku ke depan; kuliah dimana, bidang apa dan jadi apa. namun semua itu, mungkin karena terdesak oleh kepustasaan karena sempat gagal sana sini, aku sudah membat keputusan salah. Ah, tidak adil rasanya jika menyebut ini keputusan yang salah. Pada dasarnya, semua keputusan itu benar, tergantung bagaimana cara kita menerimanya. Dan jika kau membuat keputusan salah, maka sebenarnya yang salah bukanlah keputusan itu, melainkan kau yang mengambil keputusan. Agak berputar-putar, eh? Tapi itu intinya. Keputusanku saat itu membuatku kini berada dalam keadaan yang tidak aku bayangkan semuanya. Well, jika selama bertahun-tahun ini kau mengharapkan duduk di major Public ...